Pulau Morotai – Kamis (11/12/2025), SAKA POM Pulau Morotai menjadi narasumber pada Kegiatan Perkemahan Ekstrakurikuler Pramuka dalam rangka persiapan dan seleksi menuju Jambore Nasional (Jamnas) XIII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Gugus Depan 04-001/04-002 bertempat di Bumi Perkemahan SMPN 8 Pulau Morotai, Kecamatan Morotai Selatan Barat. Tujuan kehadiran Saka POM Pulau Morotai untuk memberikan materi edukatif dan inspiratif seputar pentingnya keamanan pangan dengan menerapkan Cek KLIK dan Gizi Seimbang.
Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama, Irfandi Amiruddin mengawali dengan memberikan materi tentang Cek KLIK dan pengenalan aplikasi BPOM Mobile. Irfandi menekankan pentingnya Cek KLIK yang meliputi Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebagai langkah awal memastikan keamanan produk pangan sebelum dikonsumsi. “Adik-adik harus ingat untuk selalu pastikan kemasan tidak rusak dan membaca informasi mengenai label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsanya sebelum membeli produk pangan olahan,” tegasnya.
Selain itu, Irfandi juga menganjurkan penggunaan aplikasi BPOM Mobile untuk mengecek legalitas dan keamanan produk dengan memindai barcode atau mencari nomor izin edar secara manual, serta dapat melaporkan produk yang mencurigakan atau tidak aman. “Adik-adik bisa memastikan apakah produknya benar terdaftar di BPOM dengan memindai barcode pada kemasan produk menggunakan BPOM Mobile. Jika tidak ada barcode pada kemasannya, dapat memasukkan nomor izin edarnya. Jika produk tersebut terdaftar, informasi detail akan tampil di layar,” jelasnya.
Dalam pemaparannya, Sitti Inayyah Arista selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda menyampaikan bahwa untuk memastikan makanan yang kita konsumsi bergizi seimbang, perlu menerapkan sesuai dengan prinsip “Isi Piringku” dan membaca Label Informasi Nilai Gizi untuk menentukan pilihan makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi. “Prinsip Isi Piringku dalam menyusun menu harian setiap kali makan mendorong pembagian porsi yang seimbang antara karbohidrat, protein, sayur, dan buah sehingga tubuh mendapatkan gizi yang cukup dari makanan sehari-hari. Isi Piringku juga mengingatkan kita untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih serta memperhatikan perilaku hidup sehat seperti aktivitas fisik rutin dan kebiasaan hidup bersih,” jelasnya.
Peserta terlihat antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami. Para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya sehingga suasana edukasi terasa hidup dan partisipatif. Keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab menunjukkan tingginya minat generasi muda dalam memahami isu kesehatan konsumen di tengah banyaknya produk yang beredar di masyarakat.
Saka POM Pulau Morotai berkomitmen akan terus aktif dalam rangka meningkatkan pemahaman generasi muda melalui pemberian edukasi mengenai keamanan produk Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang akan dikonsumsi. Diharapkan kegiatan edukasi ini menjadi wadah penguatan peran Pramuka sebagai perpanjangan tangan dari BPOM yang peduli terhadap kesehatan masyarakat dari Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang berbahaya. (AAD)