Penguatan Sinergi Pemerintah Daerah melalui Forum Advokasi Program Prioritas Nasional dalam Mendukung Keamanan Pangan di Kabupaten Halmahera Utara

16-04-2026 Umum Dilihat 77 kali

Halmahera Utara – Loka POM di Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan kegiatan Forum Advokasi Program Prioritas Nasional dengan tema “Perkuat Sinergi dan Komitmen Lintas Sektor dalam Mendukung Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan" di Ruang Meeting Fredy Tjandua, Lantai II Kantor Bupati Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kec. Tobelo, Kab. Halmahera Utara, Rabu (15/4/2026). Tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah menggalang komitmen dan mewujudkan koordinasi antara Pemerintah Daerah Kab. Halmahera Utara dan Loka POM di Kab. Pulau Morotai agar terciptanya kesepakatan dengan lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan dan menjaga keberlanjutan Program Keamanan Pangan di daerah, yang meliputi Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Desa Pangan Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Halmahera Utara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Halmahera Utara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Halamhera Utara, Perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Halmahera Utara, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Halmahera Utara, Kasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Halmahera Utara, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kab. Halmahera Utara, Bagian Humas Pemerintah Daerah Halmahera Utara, Pengelola Pasar Modern Halmahera Utara, Perwakilan Asosiasi yang melindungi pedagang pasar Kab. Halmahera Utara, Kepala Desa Wari Kab. Halmahera Utara, Tim Keamanan Pangan Desa Wari Kab. Halmahera Utara, Kader Keamanan Pangan Desa Wari Kab. Halmahera Utara, Perwakilan guru SD Inpres Gamsungi Kab. Halmahera Utara, dan Kepala SMP Negeri 6 Halmahera Utara. 

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Halmahera Utara, Erasmus Joseph Papilaya. Dalam sambutannya, Erasmus menjelaskan program ini selaras dengan upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kemandirian Masyarakat, memperkuat peran desa, serta membangun kesadaran bersama bahwa keamanan pangan adalah tanggung jawab kolektif. “Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berkomitmen mendukung penuh Program Prioritas Nasional ini. Dengan begitu Halmahera Utara tidak hanya menjadi daerah yang produktif di sektor pangan, tetapi juga menjadi contoh daerah yang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan.,” jelas Erasmus. 

Kepala Loka POM di Kab. Pulau Morotai, Salman Fariesy menyatakan, bahwa Intervensi keamanan pangan melalui sekolah, desa, dan pasar menjadi bagian strategi hulu untuk mencegah anak-anak kita dari paparan pangan berbahaya. Maka, kolaborasi antara sektor kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan sektor lainnya sangat kita perlukan untuk menyukseskan target nasional percepatan penurunan stunting. “Forum ini bukan sekadar forum sosialisasi. Ini adalah ajakan bersama untuk membangun komitmen lintas sektor. Melalui kegiatan ini, kami berharap ada sinergi dan kolaborasi yang konkret sehingga mampu menjamin keberlanjutan program keamanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara,” jelas Salman.

Sebelum memasuki pemaparan materi, diawali dengan penandatanganan lembar komitmen sebagai tanda dukungan penuh atas pelaksanaan Intervensi Keamanan Pangan dari Loka POM di Kab. Pulau Morotai melalui Program Prioritas Nasional oleh seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut. Lembar komitmen ini menjadi wujud nyata keseriusan dan tanggung jawab bersama dalam mendukung upaya peningkatan keamanan pangan, sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. Melalui komitmen ini, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga tercipta sistem pangan yang aman, bermutu, dan mampu melindungi kesehatan masyarakat secara luas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Halmahera Utara, Hernefer F. Tjandua menjelaskan Akses terhadap pangan yang aman dan bergizi meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat secara keseluruhan sehingga perlu peran Pemerintah Daerah dalam melaksanakan keamanan dan ketahanan pangan. “Keamanan pangan dan ketahanan pangan hanya dapat terwujud secara optimal apabila terdapat sinergi dan koordinasi yang baik antara seluruh pihak terkait, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat,” jelas Hernefer. 

Forum Advokasi Program Prioritas Nasional diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga tercipta sistem pangan yang aman, bermutu, dan mampu melindungi kesehatan masyarakat secara luas. Selain itu, diharapkan hasil forum ini dapat menjadi landasan strategis dalam merumuskan kebijakan dan langkah konkret yang responsif terhadap keamanan pangan di masa mendatang. (AAD)

 

Sarana