Finalisasi Pengisian Tools Penilaian Mandiri, Loka POM di Kab. Pulau Morotai Dampingi Kab. Halmahera Utara

29-09-2025 Umum Dilihat 150 kali

Halmahera Utara – Kamis (25/9/2025), Loka POM di Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan Rapat Pendampingan Pengisian Tools Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahap Tiga, di Ruang Rapat Wakil Bupati Kantor Bupati Halmahera Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk pendampingan tahap akhir pengisian tools penilaian mandiri KKPA sebagai bentuk upaya mewujudkan kabupaten/kota yang memenuhi standar keamanan pangan nasional.

Rapat ini dipimpin oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kab. Halmahera Utara, Frederik Nelson Sahetapy dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bidang keamanan pangan di lingkup kerja Pemerintah Kab. Halmahera Utara. Dalam sambutannya, F.N Sahetapy menegaskan pendampingan tahap tiga merupakan langkah penting untuk memastikan kelengkapan data dukung serta mengulas kembali aspek-aspek pada tools penilaian KKPA untuk memaksimalkan capaian penilaian agar diperoleh nilai capaian yang maksimal. “Seluruh OPD dan pihak-pihak terkait memiliki peran strategis yang sama sehingga diperlukan sinergi serta kerjasama sebagai bentuk dukungan untuk keberhasilan program KKPA ini. Komitmen ini dilakukan untuk menjaga pangan aman dan peningkatan peran serta pemerintah daerah juga masyarakat dalam menjamin keamanan serta mutu pangan. Tujuan dan fokus kita wajib satu persepsi, yakni melengkapi dokumen beserta data dukung capaian supaya tervalidasi seluruhnya,” ujar F.N Sahetapy.

Pendampingan dari Tim Loka POM di Kab. Pulau Morotai yang diwakili oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Monik Umi Sakinah, memaparkan gambaran terkait proses penilaian mandiri KKPA tahun 2025 tahap tiga yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi data dukung kemudian validasi hasil verifikasi. Tahapan berikutnya adalah pemeringkatan 15 besar berdasarkan regional wilayah. Diperlukan strategi penyelarasan pengisian tools KKPA agar memiliki kesesuaian dengan kriteria penilaian nasional. Rapat dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama tim OPD terkait data dukung yang telah diinput, kemudian dianalisis secara seksama. “Pendampingan tahap tiga fokus mengenai verifikasi dan penyesuaian indikator nasional serta memaksimalkan seluruh data dukung yang perlu dilengkapi,” ungkapnya.

Loka POM di Kab. Pulau Morotai sebagai bagian dari BPOM berharap melalui kegiatan pendampingan tahap tiga ini dapat membentuk pemerintahan daerah semakin siap terkait verifikasi pemerintah pusat dan mampu menganalisis tantangan nyata yang perlu ditindaklanjuti secara sigap. Keberhasilan program Kabupaten/Kota Pangan Aman memerlukan kerjasama yang kuat antar lintas sektor dan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kemandirian daerah dalam keamanan pangan serta meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat. (IDNL)

Sarana